Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

Posted by Kursikayu.com 0 komentar
ciri-ciri malam lailatul qadar
Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar - Dinamakan lailatul qadar karena pada malam itu malaikat diperintahkan oleh Allah SWT untuk menuliskan ketetapan tentang kebaikan, rezeki dan keberkahan di tahun ini,
Lailatul Qodar merupakan satu malam yang mempunyai kelebihan lebih dari seribu bulan yang lain. Ini dapat kita lihat daripada apa yang telah dinukilkan oleh Allah Subhaanahu wa ta’ala di dalam al-Quran dalam surah al-Qadar. Begitu juga dengan apa yang telah diberitahukan oleh Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam dalam beberapa hadis yang sohih.
sebagaimana firman Allah swt :
Sesungguhnya kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1369] dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi kami. Sesungguhnya kami adalah yang mengutus rasul-rasul.” (QS. Ad Dukhan : 3 – 5)
Keutamaannya sangat besar, karena malam ini menyaksikan turunnya Al Quran Al Karim yang membimbing orang-orang yang berpegang dengannya ke jalan kemuliaan dan mengangkatnya ke derajat yang mulia dan abadi. pada malam itu pula para malaikat turun dari setiap langit dan dari sidrotul muntaha ke bumi dan mengaminkan doa-doa yang diucapkan manusia hingga terbit fajar. Para malaikat dan jibril as turun dengan membawa rahmat atas perintah Allah swt juga membawa setiap urusan yang telah ditentukan dan ditetapkan Allah di tahun itu hingga yang akan datang. Lailatul Qodr adalah malam kesejahteraan dan kebaikan seluruhnya tanpa ada keburukan hingga terbit fajar, sebagaimana firman-Nya :
”Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qodr : 4 – 5)
Kemudian beberapa ciri - ciri malam lailatul qadar seperti dijelaskan dibawah ini:
  1. Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya aku diperlihatkan lailatul qodr lalu aku dilupakan, ia ada di sepuluh malam terakhir. Malam itu cerah, tidak panas dan tidak dingin bagaikan bulan menyingkap bintang-bintang. Tidaklah keluar setannya hingga terbit fajarnya.” (HR. Ibnu Hibban)
  2. Rasulullah saw bersabda,”Sesungguhnya para malaikat pada malam itu lebih banyak turun ke bumi daripada jumlah pepasiran.” (HR. Ibnu Khuzaimah yang sanadnya dihasankan oleh Al Bani)
  3. Sabda Rasulullah saw,”Lailatul qadar adalah malam yang cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari pada hari itu bersinar kemerahan lemah.” Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah yang dishahihkan oleh Al Bani.
  4. Rasulullah saw berabda,”Tandanya adalah matahari terbit pada pagi harinya cerah tanpa sinar.” (HR. Muslim)
Demikian Informasi Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar berdasarkan Alquran dan Hadist

Tabot Bengkulu

Posted by Kursikayu.com 0 komentar
Tabot Bengkulu - Tabot berasal dari kata At-Tabut yang secara harfiah memiliki arti kotak atau peti. At-Tabut sudah ada sejak zaman Nabi Musa dan Harun, pada waktu itu At-Tabut dibawa turun ke bumi oleh malaikat. Menurut kepercayaan Bani Israel, At-Tabut ini adalah sebuah peti atau kotak tempat menyimpan jenazah pemimpin mereka. Mereka meyakini bahwa At-Tabut harus tetap berada di tangan mereka karena hal ini akan mendatangkan kebaikan. Sebaliknya musibah akan datang apabila At-abut tidak berada di tangan mereka.
Upacara Ritual Tabot sampai di Bengkulu dibawa oleh para penyebar agama Islam dari Punjab. Para penyebar agama Islam dari Punjab yang datang ke Bengkulu pada waktu itu adalah para pelaut ulung di bawah pimpinan Imam Maulana Irsyad. Rombongan Imam Maulana Irsyad yang datang ke Bengkulu berjumlah 13 orang, antara lain terdapat : Imam Sobari, Imam Bahar, Imam Suandari dan Imam Syahbuddin. Mereka tiba di Bengkulu pada tahun 1336 Masehi (756/757 Hijriah). Setibanya di Bengkulu kaum Syiah penyayang Amir Hussain ini langsung melaksanakan rangkaian Upacara Ritual Tabot yang diselenggarakan selama 10 hari, yakni dari akhir bulan Dzulhijjah 756 H sampai dengan tanggal 10 Muharram 757 H. Nama Imam Maulana Irsyad dan kawan-kawan ini kurang dikenal dalam sejarah, hal ini mungkin mereka pada waktu itu belum menetap secara tetap di Bengkulu. Nama yang lebih dikenal dalam sejarah Tabot di Bengkulu adalah Syekh Burhanuddin (Imam Senggolo). Syekh Burhanuddin hidup di Bengkulu pada masa Inggeris sudah masuk ke Bengkulu, yakni antara tahun 1685 sampai dengan 1825.

At-Tabut dalam bentuk yang lain muncul pada waktu terjadi perang antara Amir Hussain (cucu Nabi Muhammad SAW) melawan kaum Khawarij di Padang Karbala (Irak). Dalam pertempuran di Karbala Amir Hussain dan pengikutnya mengalami kekalahan karena jumlah yang tidak seimbang. Amir Hussain sendiri gugur dengan tangan dan kepala yang terpisah dari badan. Ketika tubuh Amir Hussain yang sudah tidak berkepala dan bertangan itu diketemukan kembali oleh para pengikutnya, maka turunlah bangunan aneh yang sangat indah dan mengangkat tubuh Amir Hussain. Para pengikut Amir Hussain yang sangat menyayangi pemimpin mereka ikut bergelantungan pada bangunan indah yang terbang itu, dan pada saat itu terdengar suara yang berkata : “Kalau kamu sayang kepada Hussain, buatlah bangunan berbentuk indah ini setiap sepuluh hari dalam bulan Muharram guna mengenang para syuhada yang gugur di Padang Karbala”. Bangunan indah yang membawa jenazah Hussain itu kemudian disebut Tabut (Tabot dalam dialek bahasa Bengkulu). Sejak saat itu perayaan Tabut dilaksanakan setiap tahun selama 10 hari dalam bulan Muharram oleh para pengikut Imam Hussain.
Seluruh upacara berlangsung selama 10 hari, yaitu dari tanggal 01 sampai dengan 10 Muharram. Adapun tahapan dari upacara Tabot tersebut adalah sebagai berikut : Mengambil Tanah, Duduk Penja, Menjara, Meradai, Arak Penja, Arak Serban, Gam (masa tenang/berkabung) dan Arak Gedang serta Tabot terbuang.

Daftar Rumah Sakit di Provinsi Bengkulu | Alamat | Nomor Telepon

Posted by Kursikayu.com 0 komentar
Daftar Rumah Sakit di Provinsi Bengkulu | Alamat | Nomor Telepon - pada tulisan terdahulu yaitu Daftar Hotel - Bengkulu sekarang penulis akan memberikan info tentang daftar rumah sakit beserta alamat dan nomor telepon di Provinsi Bengkulu, tentu hal ini akan membantu anda untuk mempermudah mendapatkan pelayanan kesehatan di Provinsi Bengkulu.
Berikut Daftar Rumah Sakit di Provinsi Bengkulu | Alamat | Nomor Telepon

1. RSUD M Yunus
Alamat : jalan Bhayangkara Bengkulu
Telepon : 0736 - 52004

2. RS Bhayangkara
Alamat : Jalan Jitra Bengkulu
Telepon : 0736 - 341086

3. RS Rafflesia
Alamat : Jalan Mahoni Bengkulu
Telepon : 0736 - 21710

4. RS. Tiara Sella
Alamat : Jalan S. Parman No. 61 Bengkulu
Telepon : 0736 - 20350

5. RS. DKT

Alamat : Jalan Kompi Lingkar Timur Bengkulu
Telepon : 0736 - 21048

6. RSUD Argamakmur

Alamat : Jalan Siti Khadijah Argamakmur Bengkulu
Telepon : 0737 -521118

7. RS. Caritas

Alamat : Jalan Ir. Sukarno Rama Agung Argamakmur Bengkulu
Telepon : 0737 -522300

8. RSUD Mukomuko
Alamat : Jalan Jenderal Sudirman Mukomuko Bengkulu
Telepon : 0737 - 71037

9. RSUD Curup
Alamat : Jalan Jend. Basuki Rahmat 10, Air Putih Baru, Curup Bengkulu
Telepon : 0732 - 21118

10. RSUD Kepahiang
Alamat : Jalan Raya Kepahiang Bengkulu
Telepon : -

11. RSUD Seluma
Alamat : Jalan Raya Bengkulu - Manna
Telepon : -

12. RSUD Manna
Alamat : Jalan Padang Panjang, Manna Bengkulu
Telepon : 0739 - 21118

13. RSUD Kaur
Alamat : Jalan Cahaya Batin, Semindang Gumay, Kaur Bengkulu
Telepon : -

14. RSUD Lebong
Alamat : Jalan Muning Agung, Lebong Selatan Bengkulu
Telepon : 0739 - 21118

Semoga info mengenai  Daftar Rumah Sakit di Provinsi Bengkulu | Alamat | Nomor Telepon dapat membantu anda mendapatkan pelayanan kesehatan di Bengkulu

Pulau Enggano

Posted by Kursikayu.com 1 komentar
Pulau Enggano : adalah pulau yang berada di barat pulau sumatra, tepatnya berada di sebelah barat daya dari kota Bengkulu dengan koordinat 5° 31′ 13″ LS, 102° 16′ 0″ BT. ini berarti Pulau Enggano merupakan pulau terluar Indonesia yang terletak di samudra Hindia. 
Jika dilihat dari sejarah, nama Enggano pertama kali dituliskan oleh Cornelis de Houtman pada saat melakukan ekspedisinya bersama empat kapal ekspedisi yang bernama Mauritius, Hollandia, Amsterdam, Duyfken, pada catatanya Houtman menuliskan "05-06-1596 komt men bij het eerste Indische eiland: Enggano, ten westen van zuidelijk Sumatra" jika di terjemahkan ke bahasa indonesia "05-06-1596  Tiba di pulau Hindia yang pertama: pulau Enggano, di sebelah barat pulau Sumatera bagian selatan"
Enggano merupakan kecamatan yang termasuk didalam daerah administratif Kabupaten Bengkulu utara, dari data yang terhimpun di kabupaten Bengkulu utara pada tahun 2000 menunjukan bahwa Luas pulau Enggano sekitar 40.000 ha, yang terdiri dari 6 desa yaitu; desa Banjarsari, Meok, Apoho, Malakoni, Kaana dan desa Kahyapu dengan pusat pemerintahan di desa Apoho. Dari luasan yang ada; 3.724,75 ha, merupakan hutan desa, 24.184 hutan ulayat, hutan nibung 719 ha, hutan waru 465,25 ha, rawa 1.967,75 ha, sawah 301,75 ha, perkebunan 2.614,50 ha, perkampungan 123,25 ha, hutan bakau 1.710,50 ha, hutan keramat 394,74 ha. 
Penduduk asli Pulau Enggano adalah suku Enggano, yang terbagi menjadi lima puak asli (penduduk setempat menyebutnya suku). Semuanya berbahasa sama, bahasa Enggano. Suku atau Puak Kauno yang mulai menempati tempat ini pada zaman Belanda (sekitar tahun 1934). Selain Suku Kauno, terdapat Suku Banten (pendatang), dan empat suku lainnya. Penduduk dari pulau ini rata-rata hidup dari perkebunan kakao yang hasilnya dijual ke Kota Bengkulu.
Sebagai Pulau yang masih memiliki kealamian hutan dan dihuni masyarakat tradisional, tentu dipulau enggano terdapat banyak satwa atau menjadi habitat satwa langka, Habitat yang penting adalah seperti hutan mangrove dan terumbu karang yang masih cukup baik kondisinya. Daratan pulau ditutupi sebagian besar oleh hutan dan dialiri oleh 5 sungai besar. Pulau Enggano merupakan salah satu kawasan Important Bird Area (IBA) dan juga termasuk dalam Endemic Bird Area atau EBA karena di pulau ini juga ditemukan dua jenis burung endemik yaitu Otus engganensis (burung hantu) dan Zoosterps salvadori (burung kacamata). Ditemukan tidak kurang dari 45 jenis burung dan banyak jenis lainnya belum teridentifikasi (belum ada pengamatan menyeluruh). Belum terdapat data yang memadai mengenai jumlah dan jenis flora dan fauna yang ada di Pulau Enggano.